Kemeriahan Ramadan Hanya Ada di Indonesia
- VoxPop/M Ali Wafa
Sebagai negara dengan Muslim terbesar, Indonesia masih relatif aman ya Prof?
Nah, survei juga membuktikan, bahwa negara yang paling bisa menikmati Bulan Suci Ramadan itu hanya Indonesia. Perempuannya bisa datang ke mana-mana untuk mencari tempat ibadah atau mesjid yang menganut mazhab mana yang tarawihnya menggunakan 30 jus misalkan, di Indonesia Anda pergi tarawih ke mana-mana, tidak perlu dikawal. Tapi kalau Anda di Afganistan, Iran, Irak, misalnya, bisa-bisa pergi salat tarawih, pulang tinggal mayat.
Jadi Indonesia termasuk negara yang paling nyaman untuk beribadah?
Lho iya, turis Ramadan itu banyak di Indonesia. Kalau mau merasakan ramainya beribadah Ramadan itu ya di Indonesia, bukannya di Mekah. Mekah itu kan padat. Tapi kalau mau menikmati Ramadan, hura-huranya Ramadan, dari kota sampai pedesaan, sampai masyarakatnya membawa panci-panci bekas untuk membangunkan sahur, hanya di Indonesia. Dan itu hasil penelitian teman dari saudara saya. Hasilnya, yang paling memeriahkan Ramadan di seluruh dunia Islam adalah Indonesia.
Tapi sekarang banyak anggapan bahwa Muslim di Indonesia tidak beragama dengan kaffah?
Itu salah satu bukti bahwa ada gejala menguatnya garis keras, karena kan isu itu dari sana. Dari dulu kita tidak pernah dipengaruhi dengan isu-isu seperti itu. Nah, hardliner ini masuk, baru muncul di situ. Jadi jangan salah, kita harus juga memecahkan misteri, siapa hardliner nya di Indonesia. Jangan sampai dia hanya korban juga, dia victim, siapa yang membiayai itu kan perlu dibaca. Selama garis Islam moderat di Indonesia ini terus menguat, Indonesia tidak akan bisa dikalahkan oleh kekuatan manapun.
Artinya Anda melihat saat ini ada yang ingin mengganggu Islam moderat di Indonesia?
Iya, karena logikanya begini, selama Islam di Indonesia ini kuat tidak akan bisa dicabik-cabik. Sudah empat kali kan ada prediksi yang menyatakan bahwa kita ini akan berantakan, akan dijadikan seperti Rusia di kanibalisasi. Tapi prediksi itu semuanya gugur, sampai saat ini Indonesia masih bisa berdiri kokoh. Jadi kesimpulan mereka apa? Selama umat Islam di Indonesia kokoh dan kuat engga bakalan dicabik-cabik.
