- VoxPop.co.id/Dyah Ayu Pitaloka
![]()
Tebing Karaton merupakan sebuah tebing yang berada di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang terletak di Dago atas, tepatnya di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial. Di Tebing Keraton ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan spektakuler. Tak hanya cakrawala pemandangan untuk melihat Kota Bandung dari ketinggian, dari atas Tebing Keraton ini juga bisa melihat dengan jelas rimbunnya hutan di sekitar lokasi tersebut.
Di lokasi ini, biasanya para pengunjung kerap mengabadikan keindahan panorama alam untuk berfoto selfie dengan latar belakang kawasan hutan atau Bandung yang masih diselimuti awan pada pagi hari. Sensasi lainnya Anda juga bisa menikmati keindahan Matahari terbit.
Taman Begonia, Maribaya
Jalan Maribaya No.120A Lembang
Erna Saleh, pendiri dan pemilik Taman Begonia tak pernah menyangka jika lokasi wisata yang terletak di Jalan Maribaya, Lembang, ini bakal begitu dikenal masyarakat di Tanah Air. Meski arealnya tergolong kecil, Taman Begonia menjadi lokasi wisata yang sangat sarat akan sisi edukatif.
Selain itu, lokasi ini cocok untuk berfoto narsis alias selfie dengan latar belakang beragam koleksi bunga di dalamnya.
Untuk bisa menikmati dan mengenal beragam koleksi bunga maupun tanaman di Taman Begonia, pengunjung tak perlu merogeh kocek dalam-dalam. Cukup dengan membayar Rp10.000, sudah bisa menikmati wahana flora di Taman Begonia.
"Awalnya sekadar hobi menata taman dan tak terbersit rencana membukanya menjadi lokasi wisata. Sekitar tahun 2010, suami saya membuat taman ini dan hanya dinikmati bareng-bareng keluarga," kata Erna.
Kenapa namanya Taman Begonia? Sebab di sini pertama kalinya bunga begonia yang berasal dari Jerman ini dikembangbiakkan di Indonesia. "Saat ini kami memiliki sekitar 200 jenis bunga dan tanaman," tuturnya.
Perkebunan Teh Malabar
Pangalengan
![]()
Makam Boscha di Perkebunan Malabar, Pangalengan, Bandung. Foto: VoxPop.co.id/Yadi
Gunung Malabar di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, yang memiliki pesona alam perkebunan teh dengan udara yang sejuk alami, sangat cocok untuk kegiatan olahraga jalan kaki atau tea walk sambil berekreasi.
Di tengah-tengah perkebunan terdapat beragam bangunan kuno yang masih terawat dengan baik, seperti guest house, perumahan administrator perkebunan pada masa penjajahan sampai dengan makam K.A.R. Bosscha.
Selain bisa menikmati panorama alam di sekitarnya, pengunjung juga bisa melihat seperti apa pengolahan teh di salah satu pabrik teh yang sudah cukup tua, karena masih bertahan sejak puluhan tahun lamanya. Di beberapa titik, terhampar juga permukiman penduduk yang mayoritas adalah buruh petik teh dan pabrik teh dengan gaya bangunan rumah yang sangat klasik serta menunjukkan identitas masyarakat Sunda tempo dulu.
