SOROT 352

Mudik Asyik di Selatan Jawa

Pos penjagaan pertama di Masjid Tiban, Turen, Malang
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Dyah Ayu Pitaloka

"Selain itu, pengunjung bisa membeli CD dan kaset dari koleksi Lokananta. Satu CD untuk saat Lebaran harganya Rp30.000. Koleksi CD-nya mayoritas dari penyanyi lawas. Tapi, kami juga kerja sama dengan beberapa penyanyi muda untuk menjual albumnya di Lokananta," ujar Titik.

img_title Nasi Goreng Mesir, Kuliner Baru Kasembon

Saat Lebaran, toko kaset dan CD-nya tetap buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Untuk datang ke Lokananta tidak membutuhkan tiket alias gratis.

Museum Radya Pustaka
Jalan Brigjen Slamet Riyadi No.275

Jika Anda ingin menikmati sejarah peradaban khususnya Jawa pada masa tempo dulu, Radya Pustaka adalah tempat yang pas. Radya Pustaka ini terletak di arus utama di Solo, tepatnya Jalan Slamet Riyadi 275. Radya Pustaka ini menyimpan koleksi pustaka maupun benda peninggalan sejarah Nusantara, khususnya di tanah Jawa.

Di sini, dapat melihat dari dekat berbagai arca, patung, artefak, senjata tradisional, wayang dan alat kesenian tradisional lainnya.

Ketua Komita Radya Pustaka Purnomo menjelaskan, awalnya museum ini bernama Paheman Radyapustaka. Paheman didirikan pada 28 Oktober 1890 oleh KRA Sosrodiningrat IV.

"Semula, museum ini menempati Panti Wibawa, Kompleks Kepatihan yang sekarang menjadi kantor Kejari Solo," kata dia.

Museum Radya Pustaka, Solo

img_title Menikmati Kelezatan Sumsum Dengkul Sapi Pendongkrak Gairah
Museum Radya Pustaka, Solo, Jawa Tengah. Foto: VoxPop.co.id/Fajar Sodiq

Purnomo menjelaskan, Radyapustaka menyimpan ratusan buku klasik karya pujangga dan raja Keraton Solo. Seiring berjalannya waktu, museum ini juga menyimpan benda-benda bersejarah seperti arca, koleksi alat rumah tangga kuno, peralatan upacara hingga mata uang kuno.

"Museum ini menyimpan sekitar 10.000 jenis koleksi kuno, termasuk 173 arca batu dan perunggu. Ada juga alat rumah tangga kuno, gamelan, peralatan upacara tradisional, mata uang dan senjata, " ujar Purnomo.??Selain itu, Museum Radya Pustaka ini memiliki koleksi pustaka terlengkap.

"Koleksi yang paling kuno adalah Serat Joesoef buatan tahun 1729. Di sini ada juga kitab Alquran dengan huruf Jawa," ucapnya.

Jika ingin mengunjungi salah satu museum tertua di Indonesia ini, cukup mengeluarkan uang Rp5.000 untuk membeli tiket. Tentu saja tiket yang murah itu tak sebanding dengan manfaat yang diberikan. Pengunjung akan mendapatkan pengetahuan yang luas sejarah masa lampau. Museum buka dari pukul 08.00-16.00 WIB.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Menikmati Surabi Imut yang Tak Imut
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut