- VoxPop.co.id/Dwi Royanto
![]()
Hidangan Sate Kambing Tegal. FOTO: VoxPop.co.id/Dody
Bumbu sate memakai kecap, lombok, dan bawang merah. Selain sate ada sop yang menyegarkan, gulai kambing dengan kuah kentalnya membuat sedap di lidah.
Tirus konon merupakan nama seorang pengusaha kaya asal Belanda, Van Tirus. Beberapa hektare tanah miliknya di Tegal kemudian lebih dikenal sebagai daerah Tirus.
Berawal dari warga setempat bernama Sakya yang mencoba mengolah sate Tegal. Ia lantas membuka warung makan Sate Tirus. Sakya sang pemilik warung kini berganti nama menjadi Yahya setelah pulang menunaikan ibadah Haji tahun 1997. Warung ini terletak di Jl. Kapten Soedibyo No. 5 Tegal.
Pria yang kini berusia 75 tahun adalah sebagai pelopor penjual sate di Kompleks Tirus. Awalnya, Sakya tak berniat membuka warung sate kambing tapi warung tegal (Warteg) pada tahun 1980. Sate kambing hanya sampingan.
Justru sate kambingnya malah laku keras. Hal ini membuat H. Yahya memutuskan hanya menyediakan masakan daging kambing mulai tahun 1985. Sop, gulai dan asem-asem adalah menu utama.
Ia mewariskan resep kepada delapan orang anaknya. Semuanya berjualan sate kambing.
Tercatat memilki sembilan warung, termasuk milik sang H Yahya. Di warung ini ada tujuh kursi panjang yang mampu menampung pengunjung sebanyak 50 orang. Luas bangunannya hanya 45 meter persegi, bangunan belum direnovasi sejak berdiri tahun 1980.
Jam buka warung ini dari pukul 08.00 hingga 22.00. Harga lima tusuk sate kambing sekitar Rp15.000, nasi putih Rp4.000, dan es teh manis Rp3.000.
4. Semarang
Masjid Agung Jawa Tengah, perpaduan tiga arsitektur maha indah
Jika Anda menginjakkan kaki di Semarang saat waktu salat maka tak ada salahnya menunaikan ibadah di salah satu masjid terbesar di Kota Lumpia tersebut. Bernama Masjid Agung Jawa Tengah, objek wisata religi ini berupa bangunan megah nan unik.
Berlokasi di jalan Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Masjid Agung Jawa Tengah layak menjadi destinasi wisata saat mudik Lebaran. Keunikan Masjid Agung Jawa Tengah adalah bentuk bangunan yang merupakan perpaduan gaya aritektur Arab Islam, Jawa dan Romawi.
