SOROT 352

Mudik Seru Jalur Pantura

Bangunan Museum Ranggawarsita, Semarang
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Dwi Royanto

Cerita ini berawal dari kesaktian Sunan Kudus dan ketidaksukaannya pada pejabat  yang tidak jujur. Sehingga waktu itu pejabat yang tidak jujur dapat disingkirkan, rakyat dapat hidup  makmur.  Kepercayaan ini diyakini sampai sekarang.

img_title Ke Prancis, Perjalanan Tak Boleh Berhenti Hanya di Eiffel

Maka, apabila ada seorang pejabat yang kebetulan ingin salat di Masjid Menara Kudus, maka biasanya  ganti pakaian dahulu, masuk tidak lewat depan namun lewat belakang masjid.

Gading gajah purba di Situs Patiayam

img_title Djarot Tak Mau Jakarta Jadi Tempat Simpan Istri Muda

Patiayam adalah situs purba di Pegunungan Patiayam, Dukuh Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Sekitar 1.500 fosil ditemukan di Patiayam. Situs Patiayam merupakan bagian dari Gunung Muria. Luasnya 2.902,2 hektare meliputi wilayah Kudus dan beberapa kecamatan di Pati.

Situs purbakala Pati Ayam terletak di sisi timur Kab. Kudus dan berbatasan dengan Kab. Pati. Tidak sulit menemukan situs pubakala ini. Dari jalan raya Pantura arah Kudus-Pati, kurang lebih 15 kilometer dari Kota Kudus, terdapat baliho petunjuk arah Situs Purbakala Pati Ayam di kiri jalan.

img_title 'Pemudik Kini Pintar, Lebaran Pertama di Jakarta Dulu'

Jarak dari jalan raya hanya 500 meter masuk wilayah desa Terban. Museum cagar budaya situs purbakala Pati Ayam berada di depan balai desa Terban. Tiket masuk sebesar Rp.5000.

Fosil-fosil purba ini sudah ditemukan oleh warga desa Terban sejak awal tahun 1980-an. Mereka menemukan tulang-tulang yang sudah membatu dengan ukuran luar biasa.

Warga desa menemukan ladang mereka yang berada di lereng-lereng pegunungan Pati Ayam. Sejak 22 September 2005, situs Patiayam ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah.

Tahun itu dilakukan penggalian oleh dinas purbakala Jawa Tengah. Mereka temukan fosil tulang paha manusia purba.

Situs Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus

Situs Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Foto: VoxPop.co.id/Dody

Diperkirakan fosil tulang paha tersebut merupakan tulang manusia purba yang sezaman dengan fosil gading gajah purba (Stegodon). Hal ini berarti fosil tulang paha tersebut hidup pada masa Pleistosen-Pleistosen yang terdapat suatu masa hidup manusia purba Pithecantropus erectus dan Homo erectus.

Fosil yang menjadi kebanggan dari situs Patiayam yaitu penemuan gading gajah Stegodon trigonochepalus,  ukurannya yaitu sekitar tiga meter lebih. Kedua gading ini tidak berasal dari satu gajah walaupun panjangnya hampir sama tetapi lekung dan besarnya berbeda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut