- VoxPop.co.id/Dwi Royanto
Ramainya Soto Bangkong bahkan kini telah dibuka cabang di wilayah Srondol Jl Setia Budi Semarang. Omzet per hari Soto Bangkong pun bervariatif. Di hari biasa Rp5 juta, bulan puasa Rp3 juta dan momen Lebaran bisa mencapai Rp50 juta.
Leker Paimo, camilan lezat di pinggir jalan
Siapa sangka menikmati kuliner enak harus pergi ke restoran mewah. Di Kota Semarang, bahkan banyak dijumpai kuliner lezat yang mangkal dipinggir jalan, Leker Paimo salah satunya.
Jangan salah, kue Leker Paimo ini tak sembarangan kue biasa. Sejak puluhan tahun silam, warga Kota Semarang dan bahkan wisatawan asing telah mengenal Leker Paimo yang mangkal di depan SMA Kolase Loyola Semarang ini.
Dinamakan Kue Leker Paimo karena sang peracik makanan berbahan tepung itu bernama Paimo. Uniknya, melalui tangan dingin Paimo ini, makanan yang berbahan dasar tepung terigu justru menjadi camilan bergengsi meskipun tetap dibuat dan disajikan dengan cara sederhana.
Kue Leker hasil olahan Paimo menyajikan leker yang lezat dengan inovasi berbagai rasa. Jika biasanya kue Leker banyak ditemui dengan rasa pisang, cokelat dan keju saja, tapi Kue Leker Paimo menghadirkan rasa lain yakni karamel, pisang cokelat, pisang cokelat keju, hingga mayonaise serta sosis mozzarella yang biasa ditambahkan pada pizza.
![]()
Warung kue Leker Paimo khas Semarang. Foto: VoxPop.co.id/Dwi Royanto
Meski berjualan di pinggiran jalan, tapi kuliner yang satu ini tak pernah sepi pelanggan. Para pembeli bahkan rela berdesak-desakan di emper jalanan untuk mendapatkan jatah antrean racikan kue pak Paimo ini. Pembeli yang datang pun bervariatif, kebanyakan bahkan mereka yang memakai mobil.
Keunikan dan ciri khas rasa kue Leker ini bahkan mampu melayani pelanggan melalui berbagai pesanan. Leker Paimo juga sering menerima pesanan untuk acara ulang tahun maupun pernikahan.
Saking terkenalnya, kuliner Semarangan ini pernah juga menerima pembuatan langsung di luar negeri. Bahkan gerobak yang digunakan untuk membuat kue ini sempat dibawa langsung ke luar negeri.
