SOROT 352

Mudik Seru Jalur Pantura

Bangunan Museum Ranggawarsita, Semarang
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Dwi Royanto

"Dulu bapak (Soetorejo) ikut orang Belanda. Saat Jepang tahun 1942 datang ke Indonesia saya lalu pulang ke kampung di Klaten. Karena saat itu perang masih berkecamuk, " ujar Sholeh kepada VoxPop.co.id saat ditemui di warung miliknya.

img_title Polda Metro Larang Takbiran Keliling di Jakarta

Pasca kemerdekaan, Sholeh pun kembali ke Semarang dan merintis kembali soto peninggalan ayahnya. Meski harus berjalan kaki selama tiga hari tiga malam dari Klaten menuju Semarang, akhirnya Sholeh pun memulai usahanya jualannya kembali.

Hidangan khas Semarang, Soto Bangkong

img_title Ngebut, Bus Mudik Tujuan Wonosobo Terjun ke Sawah

Hidangan khas Semarang, Soto Bangkong. Foto: VoxPop.co.id/Dwi Royanto

Tahun 1952, ia mulai berjuan soto dengan mikul angkring keliling di tiap sudut kota. Dahulu, Sholeh biasa mangkal di samping pos polisi di pojokan Jl. Brigjend Katamso Semarang.

img_title Imbauan Mudik Kapolri, Cek Kondisi Kendaraan

Wilayah itu akrab disebut dengan Bangkong dan akhirnya pembeli memberi nama soto milik Sholeh dengan sebutan Soto Bangkong.

Berbekal ketekunan, pada tahun 1957, Sholeh mampu mendirikan kios kecil sebagai tempatnya berjualan soto. Saat itu lokasi yang dibuat adalah izin menempati tanah milik negara.

Kini kios tersebut telah berkembang besar dan dikenal dalam lingkup nasional. Bahkan sejumlah wisatawan asal negara lain seperti Malaysia, Singapura dan turis Eropa tiap kali singgah di Semarang tak melewatkan menikmati Soto Bangkong.

Soto Bangkong memiliki kuah khas yang bening agak kecokelatan. Tiap satu porsi Soto Bangkong berisi suwiran daging ayam kampung, irisan tomat, bihun, taburan daun bawang, tauge, taburan bawang putih goreng, dan seledri. 

Untuk nasi, Anda bisa meminta untuk dicampurkan dalam soto ataupun terpisah.
Soto Bangkong dihidangkan dalam mangkuk kecil namun tinggi seperti mangkuk yang digunakan soto Kudus, hanya saja ukuran mangkuk Soto Bangkong sedikit lebih besar.

Sebagai teman menikmati soto Bangkong, tersedia aneka lauk seperti sate daging ayam yang dipotong tipis, sate kerang, sate telur, tempe, tahu dan perkedel kentang.

Di warung soto Bangkong, rombongan juga bisa memesan fasilitas musik Jawa Karawitan Ngesti Pandowo yang berada di lantai dua warung. Soto Bangkong buka mulai pukul 07.00 hingga pukul 21.00 WIB. Harga satu porsi soto bangkong Rp13.000 per mangkuknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut