- VoxPop.co.id/Dwi Royanto
VoxPop.co.id - Jutaan kendaraan, baik sepeda motor, mobil, hingga bus, rutin menyerbu Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) setiap tiba musim mudik Lebaran. Ini rute favorit para pemudik.
Kota-kotanya menarik untuk disinggahi. Kulinernya pun sangat atraktif untuk dicicipi.
Berbagai objek wisata tersebar di kota-kota jalur Pantura. Mulai dari bangunan lama yang kaya akan sejarah, hingga wisata religi dengan akulturasinya yang unik.
Pesona alamnya pun tak boleh diremehkan. Beberapa kota di Jalur Pantura mempunyai pemandangan yang elok. Lanskap gunung dan pantai sebagai latar belakang siap memanjakan mata para pemudik.
Jangan lupakan juga wisata edukasi. Deretan museum siap membawa Anda dan keluarga menjelajahi ‘masa lalu’ dan memperkenalkan ragam budaya di bumi Nusantara.
Setelah menyegarkan mata, tak ada salahnya memanjakan lidah Anda. Jika kebetulan waktu sudah menunjukkan berbuka puasa maka kuliner khas setempat bisa menjadi pilihan untuk mengisi perut. Atau Anda bisa mencicipi aneka kuliner lezat ini usai bersilaturahmi saat Lebaran.
Kuliner di Jalur Pantura memang memiliki kekhasan tersendiri. Di sepanjang jalur ini, Anda akan menemukan berbagai jenis sate yang tentunya memiliki cita rasa yang khas masing-masing.
Hidangan lainnya yang juga mendominasi kota-kota di Jalur Pantura adalah soto. Setiap kota mempunyai soto andalan yang pamornya tak terbantahkan lagi.
Apa saja objek wisata dan tempat kuliner menarik di Jalur Pantura? VoxPop.co.id merangkumnya.
1. Purwakarta
Situ Wanayasa siap manjakan pemudik di tengah kemacetan
Dahulu, Situ Wanayasa hanya menjadi tempat singgah untuk beristirahat para pengendara yang melalui jalur ini. Namun kini banyak pengunjung yang sengaja datang ke Situ Wanayasa, untuk berwisata atau bahkan hanya sekadar duduk meresapi sejuknya hembusan angin.
Suasana danau yang terletak 23 kilometer dari pusat kota Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, itu cukup tenang. Ditambah lagi udara yang segar dan pemandangan alam yang cukup memanjakan mata.
Pemandangan Situ Wanayasa di Purwakarta. Foto: VoxPop.co.id/Jay Ajang Bramena
Situ Wanayasa memiliki luas sekitar tujuh hektare, dikelilingi pohon-pohon, bukit-bukit hijau, air danaunya bersih dan alami. Di tengah danau tersebut terdapat satu pulau kecil yang terdapat pohon-pohon pinus berlatar belakang Gunung Burangrang.
